Mudir JATMAN Jakarta Terbitkan Kitab ‘Kesesatan Materialisme –Tassawuf Menjawab—

Jakarta, Dari mana sumber sekulerisme kini? Tak banyak yang bisa menjawab. Jika kaum filosof ditanya, mereka tak mengakui bahwa filsafat adalah biang kerok sekulerisme. Sebagian ‘modernis Islam’ yang lahir dari filsafat, malah menuding ‘sekulerisme’ bersumber dari ajaran Tassawuf falsafati, yang didengungkan Shaykh al Akbar Muhyiddin Ibnu Arabi. Tentu ini adalah tudingan sesat. Karena sejatinya biang kerok sekulerisme adalah ajaran dari filsafat materialisme. Inilah secuil dari cuplikan buku ‘Kesesatan Materialisme –Tassawuf Menjawab—‘ yang ditulis KH Irawan Santoso Shiddiq, yang menjabat sebagai Mudhir Idaroh Wustho Jamiyyah Ahlith Thariqah al Mu’tabarah an Nadliyyah (JATMAN) DK Jakarta.

Beliau menerbitkan buku ‘Kesesatan Materialisme ‘—Tassawuf Menjawab—‘ yang ditulisnya sejak tahun 2024 lalu. “Buku itu sejatinya kumpulan artikel yang pernah saya tulis, untuk menjawab persoalan jaman yang dilandasi oleh sekulerisme yang telah sangat membahayakan ini,” paparnya.

Pangkal sekulerisme, ujarnya, tentu bersumber dari ajaran filsafat materialisme yang berkembang sejak fase era Rennaisance di Eropa. “Renaissance itu masa ketika filsafat di-Kristen-kan. Sementara sebelumnya era mu’tazilah, era ketika filsafat di-Islam-kan,” tambahnya.

Buku itu dilengkapi literasi mendalam perihal antitesa dari filsafat, yang sebetulnya telah mati. Karena ajaran materialisme inilah yang kemudian mendasari lahirnya system yang kini diterapkan. “Sistem politik, hukum, perdagangan, sampai liberalisme, itu akarnya adalah ajaran materialisme, makanya umat manusia kini berada dalam psikosis,” tegasnya lagi.

Irawan kemudian memberikan solusi atas kemelut jaman itu. “Jalan keluarnya adalah dengan tassawuf, yang merupakan salah satu pilar dalam Dinul Islam,” tambahnya. Karena tassawuf, sambungnya, memberikan ajaran bahwa manusia bukanlah subjek yang mengamati. Melainkan objek yang diamati. “Materialisme mengajarkan bahwa manusia seolah menjadi pengamat. Padahal realitasnya adalah manusia yang diamati oleh Tuhan,” terangnya.

Buku ‘Kesesatan Materialisme –Tassawuf Menjawab—akan beredar luas di toko-toko buku Gramedia seluruh Indonesia dan akan mudah didapatkan secara online. Bagi yang berminat memesan, bisa menghubungi 0811 9200 431 (wa only) untuk mendapatkan buku yang berharga ini.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial